Ternate,- Seruan penuh pengharapan terdengar tulus dalam doa yang dimunajatkan para pemuka agama di Aula Gedung Mina Asrama Haji Transit Ternate, Rabu (10/09/2025). Kegiatan Zikir dan Doa Bersama untuk Bangsa ini dihadiri langsung oleh Walikota Ternate M. Tauhid Soleman yang ikut berzikir bersama seluruh peserta.
Acara ini tidak hanya diisi dengan zikir dan doa bersama secara Islam, tetapi juga menghadirkan sesi doa bersama dari lima agama yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Hal ini menjadi simbol kebersamaan lintas iman untuk mendoakan negeri.
Walikota Ternate mengapresiasi kehadiran seluruh tokoh lintas agama dalam kegiatan tersebut. Tauhid menyatakan bahwa momentum kegiatan ini sangat tepat di tengah kondisi bangsa yang beberapa waktu lalu sempat bergejolak.
“Kedaulatan tertinggi adalah milik rakyat, sehingga bila rakyat dan seluruh elemen bangsa ini bersatu untuk menyampaikan aspirasi, maka sebagai pemerintah kita harus introspeksi diri,” ujar Tauhid dalam sambutannya.
Walikota menekankan pentingnya introspeksi dan evaluasi yang harus dimulai dari diri pribadi masing-masing. “Sebagai pemerintah, sebagai pemuda, sebagai organisatoris, sebagai rakyat, mari kita perbaiki diri kita dan melaksanakan tanggung jawab kita dengan lebih baik, agar Ternate menjadi semakin damai dan berkah bagi kita semua,” tambahnya.
Puncak acara ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Ternate dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Komitmen ini berisi enam poin penting dalam menyikapi kondisi bangsa Indonesia, yaitu:
1. Menjaga nama baik Kota Ternate dan Maluku Utara pada umumnya
2. Mempererat silaturrahmi untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman dan kondusif di masyarakat
3. Saling menghormati dan menghargai, tidak mudah percaya informasi hoaks dan tidak mudah terprovokasi
4. Mendukung penyampaian aspirasi secara damai dan santun sesuai perannya masing-masing berdasarkan peraturan yang berlaku
5. Bijak menggunakan teknologi informasi dan media sosial sebagai sarana untuk menyampaikan pesan damai, positif dan menyejukkan
6. Pemerintah/Forkopimda agar tidak mengabaikan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat
Komitmen tersebut ditandatangani oleh Walikota Ternate, Kapolres Ternate, Rektor IAIN Ternate, serta perwakilan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh mahasiswa.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, H. Salmin Abd Kadir dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi bersama oleh Pemkot Ternate, TNI dan Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, NU, Muhammadiyah, MUI, tokoh pemuda, universitas, dan mahasiswa.
“Tujuan kegiatan ini adalah mengukuhkan bahwa berbeda-beda kita tetap satu dalam bingkai NKRI dan semoga dengan doa bersama Kota Ternate semakin damai,” ungkap Salmin.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diharapkan dapat menjadi momentum penguatan persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Ternate, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kedamaian dan stabilitas daerah.

