Ternate,- Kantor Kementerian Agama Kota Ternate menggelar rapat koordinasi bersama Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI/MIS) se-Kota Ternate dalam rangka persiapan program Sekolah Bola Malut United, bertempat di Aula Nurhasanah Kantor Kemenag Kota Ternate, Senin (6/04/2026).
Rapat yang dimulai pukul 14.00 WIT ini dihadiri oleh para kepala madrasah sebagai tindak lanjut dari surat undangan resmi yang dikeluarkan oleh Kantor Kemenag Kota Ternate. Rapat ini bertujuan untuk menyatukan persepsi sekaligus mematangkan langkah-langkah teknis dalam pelaksanaan program tersebut.
Dalam rapat tersebut, dibahas beberapa agenda penting, di antaranya koordinasi persiapan pendaftaran Sekolah Bola Malut United serta pendataan calon siswa yang memenuhi kriteria. Adapun kriteria yang menjadi prioritas adalah siswa berusia 7–8 tahun, yatim/piatu, serta berasal dari keluarga kurang mampu.
Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap madrasah dapat berperan aktif dalam mendata dan mengusulkan siswa yang layak mengikuti program, sehingga tujuan pemberdayaan dan pembinaan generasi muda melalui bidang olahraga dapat berjalan optimal.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Sahdi Muhammad Laher, S.Ag, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya sinergi antara madrasah dan Kemenag dalam menyukseskan program ini. Selain itu, Sahdi juga mengimbau kepada seluruh kepala madrasah agar memaksimalkan program mengaji untuk tahun ajaran 2026, sebagai bagian dari penguatan karakter dan pembinaan keagamaan peserta didik. Sahdi berharap agar kesempatan ini tidak disia-siakan oleh setiap madrasah MI/MIS se-Kota Ternate.
“Ini sangat penting sekali dalam rangka meningkatkan kualitas anak-anak madrasah. Silakan bapak dan ibu mendata setiap siswa yang berpotensi dalam hal ini agar dapat kami teruskan ke Kanwil Malut.” Jelas Sahdi.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, Kementerian Agama Kota Ternate menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi siswa madrasah, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang olahraga dan pembinaan karakter keagamaan.

