Ternate,– Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, H. Lukman Hatari, menjadi narasumber pada kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang diikuti oleh 90 siswa-siswi MAS Alkhairaat Kalumpang Ternate, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan antusias dari para peserta. Para siswa mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian serta aktif berdialog mengenai berbagai persoalan yang dihadapi remaja di era saat ini.
Dalam materinya, Lukman Hatari menekankan pentingnya membentengi diri dari berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan, seperti pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, serta pergaulan bebas yang diawali dengan budaya pacaran.
Menurutnya, masa remaja merupakan waktu yang tepat untuk fokus menuntut ilmu, membangun karakter, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Karena itu, para pelajar diharapkan mampu menjaga diri, menaati ajaran agama, dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang membawa dampak negatif.
“Anak-anak sekalian adalah generasi penerus bangsa. Jangan terburu-buru memikirkan pernikahan di usia yang belum matang, apalagi terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang hanya akan menghancurkan masa depan. Hindari pacaran yang berpotensi membuka pintu pada perbuatan yang dilarang agama. Fokuslah belajar, berprestasi, berbakti kepada orang tua, dan persiapkan diri menjadi pribadi yang saleh, cerdas, serta bermanfaat bagi masyarakat,” pesan Lukman Hatari.
Ia juga mengajak para siswa untuk bijak dalam memilih teman bergaul dan memanfaatkan media sosial secara positif. Menurutnya, lingkungan yang baik akan memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan karakter dan masa depan generasi muda.
Melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Kementerian Agama terus berupaya memberikan edukasi kepada remaja agar memiliki pemahaman yang benar tentang pentingnya menjaga akhlak, kesehatan, dan masa depan sejak usia sekolah. Diharapkan, para peserta dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari sehingga tumbuh menjadi generasi yang berakhlakul karimah, sehat, dan terbebas dari berbagai perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

