Site icon Kemenag Ternate

Santri dan ASN Kemenag Ternate Bersatu Berdoa untuk Indonesia

“Apapun hebatnya sistem negara, organisasi, atau komunitas, dampak manfaat yang diberikan kepada kita tetap kalah dari apa yang Tuhan (Allah SWT) berikan kepada kita. Sehingga bersyukur kepada Tuhan harus lebih dahulu dan lebih utama dari apa pun. Berzikir dan berdoa adalah salah satu bentuk kesyukuran kita kepada Tuhan atas hidup yang sampai saat ini kita rasakan.” (KH. Ahmad Dardiri)

Ternate,- Sabtu (1/8/2026) Kantor Kementerian Agama Kota Ternate bersama Pondok Pesantren Darul Falah Kota Ternate menggelar Kegiatan Zikir dan Doa Bersama Kebangsaan yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Darul Falah, Ternate Utara, itu diikuti oleh para santri dan keluarga besar ASN Kementerian Agama Kota Ternate.

Kepala Seksi Bimas Islam, H. Lukman Hatari, didampingi oleh KH. Ahmad Dardiri dan sejumlah pejabat di lingkungan Kemenag Kota Ternate, memimpin pembacaan zikir dan doa dengan penuh khidmat. Rangkaian kalimat thayyibah yang dilantunkan beserta doa-doa yang dipanjatkan diharapkan menjadi persembahan bagi negeri Indonesia tercinta agar dapat menjadi “baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur” dan dikabulkan oleh Allah SWT.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, yang diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha, Mewati, di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa acara ini merupakan agenda nasional. Pada waktu yang bersamaan, kegiatan serupa juga tengah berlangsung di Jakarta, sementara Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara turut melaksanakan kegiatan yang sama di Sofifi.

“Kita di Kota Ternate bersama Ponpes Darul Falah juga melaksanakan kegiatan ini, boleh dikatakan sebagai kick off perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tahun 2026,” tutupnya sambil tersenyum.

Sementara itu, pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Kota Ternate, saat ditanya mengenai harapannya dari kegiatan ini, menjawab; “Apapun hebatnya sistem negara, organisasi, atau komunitas, dampak manfaat yang diberikan kepada kita tetap kalah dari apa yang Tuhan (Allah SWT) berikan kepada kita. Sehingga bersyukur kepada Tuhan harus lebih dahulu dan lebih utama dari apa pun. Berzikir dan berdoa yang kita lakukan malam ini adalah salah satu bentuk kesyukuran kita kepada Tuhan (Allah SWT) atas nikmat hidup yang sampai saat ini masih kita rasakan, serta nikmat menjadi warga negara dan nikmat menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang kita cintai ini.”

Exit mobile version