Ternate,- Suasana penuh semangat dan antusiasme siswa mewarnai pembukaan Festival GALATAMA (Gerakan Literasi Madrasah) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Sabtu (26/07/2025). Acara bergengsi ini dibuka secara simbolis dengan pemukulan tifa oleh Tenaga Ahli Menteri Agama Bidang Hubungan Antar Lembaga Muhammad Ainul Yaqin, bersama Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Malut H. Amar Manaf dan Kepala Bidang Pendidikan Islam H. Yamin Latief Tjokra.
Pembukaan Festival yang berlangsung di Halaman Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Ternate ini mendapat dukungan penuh dari berbagai kalangan. Hadir dalam acara pembukaan tersebut Kepala Kanwil Kemenag Malut H. Amar Manaf, seluruh pejabat eselon III Kanwil Kemenag Maluku Utara, Para Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota dan seluruh ASN Kemenag Malut, serta kontingen peserta dari 10 kabupaten/kota se-Provinsi Maluku Utara. Turut menghadiri acara ini Kepala BPJS Malut, Bank BSI, dan Bank BRI sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan literasi di madrasah.
Kementerian Agama Kota Ternate juga memberikan dukungan penuh dengan kehadiran Kepala Kantor Kemenag Kota Ternate H. Salmin Abd Kadir, Kepala Subbagian Tata Usaha Mewati, para kepala seksi dan penyelenggara, ketua dan anggota Pokjawas, para kepala madrasah, kepala KUA kecamatan, serta seluruh ASN dan non-ASN Kemenag Kota Ternate.
Dalam sambutannya, Muhammad Ainul Yaqin memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival GALATAMA yang dinilainya sebagai inisiatif cerdas dan inspiratif. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana strategis untuk membangun karakter dan mengembangkan potensi siswa madrasah.
“GALATAMA ini adalah program luar biasa yang patut mendapat dukungan penuh. Anak-anak madrasah harus terus diasah kemampuannya karena tidak ada orang pintar yang tidak gemar membaca. Semoga festival ini menjadi pemicu semangat belajar dan menjadikan madrasah di Maluku Utara semakin unggul dan berprestasi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Maluku Utara H. Amar Manaf dalam sambutannya menegaskan bahwa Festival GALATAMA merupakan langkah strategis dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin berkembang pesat. Ia menekankan pentingnya membekali siswa dengan kemampuan literasi yang komprehensif.
“Anak-anak didik harus diasah dan dibekali kemampuan literasi yang baik dalam berbagai bidang, mulai dari Al-Qur’an, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, hingga Bahasa Indonesia. Ini adalah ikhtiar nyata menuju madrasah berkualitas dan kita tidak bisa tinggal diam menghadapi tantangan zaman. Saya meminta seluruh jajaran untuk mendukung penuh gerakan literasi ini,” tegas Amar.
Kepala Kantor Kemenag Kota Ternate H. Salmin Abd Kadir yang ditemui humas usai acara menyatakan dukungan penuhnya terhadap penyelenggaraan Festival GALATAMA ini. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan visi Kemenag Kota Ternate dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam.
“Kami dari Kemenag Kota Ternate memberikan dukungan penuh terhadap Festival GALATAMA ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengembangkan minat baca dan kemampuan literasi siswa madrasah. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di era global,” ungkap Salmin.
Acara pembukaan festival dimeriahkan dengan berbagai penampilan menarik, termasuk tarian daerah dan pertunjukan drumband yang menampilkan siswa berbakat dari MTsN 1 Kota Ternate dan MAN 1 Kota Ternate. Penampilan seni budaya ini menambah semarak suasana dan menunjukkan kekayaan budaya lokal yang dimiliki Maluku Utara.
Festival GALATAMA akan berlangsung selama tiga hari mulai 26 hingga 28 Juli 2025, dengan melibatkan peserta siswa madrasah dari 10 kabupaten/kota di Maluku Utara. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memberikan wadah bagi siswa dalam menunjukkan kemampuan literasi mereka sekaligus sebagai ajang pembelajaran dan pengembangan karakter.
Dengan terselenggaranya Festival GALATAMA, diharapkan seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai bidang literasi. Lebih dari itu, festival ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam membangun budaya literasi yang kuat di lingkungan madrasah se-Maluku Utara, serta melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.







