Ternate,- Kamis (21/08/2025) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Konten Kreatif bagi Penghulu dan Penyuluh Agama yang dirangkaikan dengan Event Implementasi Program Berbasis Kampung Moderasi Beragama (KMB). Kegiatan ini berlangsung di Aula Nurhasanah Kantor Kemenag Kota Ternate dengan diikuti oleh sekitar 30 orang lebih peserta yang merupakan penghulu dan penyuluh, serta Kepala KUA dari 6 KUA Kecamatan yang tersebar di Kota Ternate.
Mewakili Kepala Kantor, kegiatan tersebut dibuka oleh Kasi Bimas Islam H. Lukman Hatari. Dalam sambutannya, H. Lukman menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya penguatan peran penghulu dan penyuluh dalam melaksanakan tugas dan fungsi jabatan masing-masing. “Penghulu dan penyuluh tidak hanya berfungsi dalam aspek bimbingan keagamaan, tetapi juga dituntut mampu menyampaikan pesan dakwah, edukasi, dan moderasi beragama dengan cara-cara kreatif, khususnya melalui media digital,” ujarnya.
Materi Bimtek mencakup pelatihan pembuatan konten kreatif berupa video yang bertujuan agar para peserta dapat membuat konten video yang bernilai informasi, edukasi, dan tentunya menarik untuk ditonton oleh masyarakat luas, serta sebagai penunjang tugas dan fungsi jabatan dari para peserta.
Ketua Tim Kerja Ortala dan KUB Kanwil Kemenag Maluku Utara, H. Safri Kamaria, yang hadir sekaligus menjadi narasumber, menegaskan pentingnya kemampuan penghulu dan penyuluh untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Penghulu dan penyuluh merupakan ujung tombak Kementerian Agama di tengah masyarakat. Karena itu, mereka harus mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan moderasi beragama tidak hanya secara tatap muka, tetapi juga melalui konten digital yang menarik, mudah dipahami, dan dapat menjangkau generasi muda,” ujarnya.
Selain pelatihan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan implementasi program berbasis Kampung Moderasi Beragama (KMB). Melalui forum ini, para penghulu dan penyuluh mempraktikkan langsung bagaimana membangun jejaring komunitas yang inklusif, harmonis, serta mampu menjadi agen perdamaian di tengah masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, Kanwil Kemenag Malut berharap penghulu dan penyuluh semakin siap menghadapi tantangan era digital, serta dapat memaksimalkan peran mereka sebagai pendidik, mediator, sekaligus kreator konten positif yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.


