Ternate,- Aula MTs Negeri 1 Kota Ternate menjadi saksi pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kota Ternate Tahun 2025 pada Selasa (9/09/2025). Acara bergengsi ini secara resmi dibuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. M. Zulkiram M. Chaeruddin yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate.
Pembukaan OMI ini dihadiri berbagai kalangan stakeholder pendidikan di Kota Ternate, termasuk Kepala Subbagian Tata Usaha Mewati, para Kepala Seksi dan Penyelenggara Kantor Kemenag Kota Ternate, Ketua dan Anggota Pokjawas, seluruh Kepala Madrasah se-Kota Ternate, Kepala SMA 8, SMA 10, SMA 2, SMP Alkhairaat, dan SMP IT Alkhairaat. Hadir pula para guru pendamping dan ratusan siswa-siswi peserta OMI.
Ketua Panitia Masni Dade dalam laporannya menyampaikan bahwa OMI tahun ini mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju dan Berdaya Sains Global”. Menurutnya, OMI merupakan ajang kompetisi bergengsi dalam bidang sains dan riset yang bertujuan menumbuhkan inovasi, kreativitas, kemampuan berpikir kritis dan analitis, memperteguh akhlak mulia, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta mendorong peserta didik agar cerdas, sehat, disiplin dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
OMI Kota Ternate 2025 akan berlangsung selama empat hari, dari tanggal 9 hingga 12 September 2025, bertempat di MTs Negeri 1 Kota Ternate. Total peserta mencapai 267 siswa yang terbagi dalam tiga jenjang: tingkat MI sebanyak 85 peserta, MTs/SMP 86 peserta, dan MA/SMA 96 peserta.
Mata lomba yang dipertandingkan bervariasi sesuai jenjang pendidikan. Untuk tingkat MI, kompetisi meliputi Matematika Terintegrasi dan IPA Terintegrasi. Jenjang MTs bertanding dalam Matematika Terintegrasi, IPA Terpadu Terintegrasi, dan IPS Terpadu Terintegrasi. Sementara tingkat MA mengikuti kompetisi Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, dan Geografi Terintegrasi.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. M. Zulkiram M. Chaeruddin dalam sambutannya menjelaskan bahwa OMI merupakan transformasi dari Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang berganti nama menjadi Olimpiade Madrasah Indonesia.
H. Zulkiram menekankan bahwa OMI menjadi wadah untuk menampung siswa-siswi berprestasi yang bersaing secara sehat guna melahirkan sosok siswa yang memiliki kemampuan tidak hanya pada bidang agama, tetapi juga sains, teknologi, seni, dan literasi. “OMI ini adalah bukti nyata komitmen madrasah untuk mencetak siswa-siswi berprestasi yang tidak hanya pandai secara agama, tetapi juga membentuk kepribadian siswa yang paham dan berkontribusi terhadap sains, teknologi, seni, dan literasi,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kasi Penmad memberikan motivasi kepada para peserta agar terus berjuang dengan semangat pantang menyerah. “Persoalan menang dan kalah itu hal biasa, tetapi keikutsertaan adik-adik dalam olimpiade ini dan semangat yang ditunjukkan hari ini itulah juara yang sesungguhnya,” katanya.
Ia juga mengingatkan para peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran, tidak menyontek, serta yakin dan percaya pada kemampuan diri sendiri. “Jangan asal menjawab, tetapi tolong dibaca, dicerna, dan dianalisis dengan yakin sebelum menjawab,” pesannya.
H. Zulkiram berharap OMI ini dapat melahirkan siswa-siswi berprestasi yang akan menjadi duta Kota Ternate untuk mewakili ajang tingkat provinsi, bahkan nasional. “Dari tempat ini akan lahir siswa berprestasi yang menjadi duta Kota Ternate untuk mewakili pada ajang provinsi, dan semoga dari Kota Ternate yang akan mewakili di tingkat nasional,” harapnya.
Ia menutup sambutan dengan mengingatkan bahwa “Pemuda hari ini adalah pemimpin hari esok”, serta mengajak para peserta untuk membanggakan diri sendiri, orang tua, dan madrasah masing-masing melalui prestasi yang diraih dalam kompetisi ini.




