Kakankemenag Kota Ternate Hadiri Perayaan Natal GPdI El Shaddai, Tekankan Pentingnya Syiar Keagamaan yang Menyejukkan

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate,- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Ternate, Salmin Abd Kadir, menghadiri Acara Perayaan Natal yang diselenggarakan oleh Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) El Shaddai Ternate, pada Jumat malam, (12/12/2025). Kehadiran Kakankemenag merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan kerukunan dan moderasi beragama di Kota Ternate.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, perwakilan Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) se-Kota Ternate, serta Majelis Daerah GPdI Maluku Utara, bersama para jemaat GPdI El Shaddai Ternate.

Acara diawali dengan ibadah malam yang dipimpin oleh Pendeta Marthin Tumimomor, S.Th, yang menyampaikan khotbah bertema “Nantikan Keselamatan dari Tuhan”. Ibadah berlangsung khidmat dan penuh makna, sebagai ungkapan syukur atas kasih dan penyertaan Tuhan.

Kakankemenag Kota Ternate turut memeriahkan perayaan Natal dengan menyalakan lilin secara simbolis, sebagai lambang terang, harapan, dan damai bagi seluruh umat.

Dalam sambutannya, Salmin Abd Kadir menekankan pentingnya menghindari potensi konflik dalam menyampaikan syiar-syiar keagamaan, khususnya di tengah masyarakat yang majemuk.

“Saya berharap agar para pendeta dan para penyuluh Kristen dapat menyampaikan pesan-pesan agama dengan bahasa yang baik dan tidak multi tafsir,” ujar Salmin.

Ia juga mengingatkan para jemaat agar lebih bijak dalam menyikapi dan menyebarluaskan pesan-pesan keagamaan yang disampaikan dalam khotbah.

“Pesan keagamaan boleh direkam untuk kepentingan diri sendiri, tetapi jangan disebarkan keluar apabila berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, yang menekankan nilai-nilai universal dalam setiap ajaran agama.

“Semua agama mengajarkan dua nilai yang sangat penting, yaitu nilai ketuhanan dan nilai kemanusiaan. Semakin baik hubungan kita dengan Tuhan, maka semakin baik pula hubungan kita dengan sesama manusia,” ungkap Sarbin.

Wagub Malut juga mengingatkan jemaat agar tidak larut dalam euforia perayaan Natal, mengingat masih adanya saudara-saudari sebangsa yang sedang mengalami musibah banjir bandang di Aceh dan Sumatra. Selain itu, ia menegaskan pentingnya berpikir dan bersikap moderat dalam menjalankan kehidupan beragama.

Acara Perayaan Natal GPdI El Shaddai Ternate ditutup dengan penampilan tarian dan drama Natal yang dibawakan oleh anak-anak Sekolah Minggu Gereja El Shaddai, yang menambah semarak sekaligus memberikan pesan damai dan kasih Natal bagi seluruh hadirin.

_______
Pewarta & fotografer: Indryanti Nurulsuci

ARTIKEL TERKAIT

INFOGRAFIS

Kakankemenag Kota Ternate Hadiri Perayaan Natal GPdI El Shaddai, Tekankan Pentingnya Syiar Keagamaan yang Menyejukkan

Ternate,- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Ternate, Salmin Abd Kadir, menghadiri Acara Perayaan Natal yang diselenggarakan oleh Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) El Shaddai Ternate, pada Jumat malam, (12/12/2025). Kehadiran Kakankemenag merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan kerukunan dan moderasi beragama di Kota Ternate.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, perwakilan Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) se-Kota Ternate, serta Majelis Daerah GPdI Maluku Utara, bersama para jemaat GPdI El Shaddai Ternate.

Acara diawali dengan ibadah malam yang dipimpin oleh Pendeta Marthin Tumimomor, S.Th, yang menyampaikan khotbah bertema “Nantikan Keselamatan dari Tuhan”. Ibadah berlangsung khidmat dan penuh makna, sebagai ungkapan syukur atas kasih dan penyertaan Tuhan.

Kakankemenag Kota Ternate turut memeriahkan perayaan Natal dengan menyalakan lilin secara simbolis, sebagai lambang terang, harapan, dan damai bagi seluruh umat.

Dalam sambutannya, Salmin Abd Kadir menekankan pentingnya menghindari potensi konflik dalam menyampaikan syiar-syiar keagamaan, khususnya di tengah masyarakat yang majemuk.

“Saya berharap agar para pendeta dan para penyuluh Kristen dapat menyampaikan pesan-pesan agama dengan bahasa yang baik dan tidak multi tafsir,” ujar Salmin.

Ia juga mengingatkan para jemaat agar lebih bijak dalam menyikapi dan menyebarluaskan pesan-pesan keagamaan yang disampaikan dalam khotbah.

“Pesan keagamaan boleh direkam untuk kepentingan diri sendiri, tetapi jangan disebarkan keluar apabila berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, yang menekankan nilai-nilai universal dalam setiap ajaran agama.

“Semua agama mengajarkan dua nilai yang sangat penting, yaitu nilai ketuhanan dan nilai kemanusiaan. Semakin baik hubungan kita dengan Tuhan, maka semakin baik pula hubungan kita dengan sesama manusia,” ungkap Sarbin.

Wagub Malut juga mengingatkan jemaat agar tidak larut dalam euforia perayaan Natal, mengingat masih adanya saudara-saudari sebangsa yang sedang mengalami musibah banjir bandang di Aceh dan Sumatra. Selain itu, ia menegaskan pentingnya berpikir dan bersikap moderat dalam menjalankan kehidupan beragama.

Acara Perayaan Natal GPdI El Shaddai Ternate ditutup dengan penampilan tarian dan drama Natal yang dibawakan oleh anak-anak Sekolah Minggu Gereja El Shaddai, yang menambah semarak sekaligus memberikan pesan damai dan kasih Natal bagi seluruh hadirin.

_______
Pewarta & fotografer: Indryanti Nurulsuci

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkait

Baca Juga