Kota Ternate Dominasi PAI Award Provinsi Maluku Utara, Tiga Penyuluh Melaju ke Tingkat Nasional

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate,- Bertempat Di Aula Nurhasanah, Kantor Kementerian Agama Kota Ternate menggelar acara penyerahan piagam penghargaan kepada para peserta Penyuluh Agama Islam (PAI) Award Tingkat Provinsi Maluku Utara 2025, Rabu (4/06/2025) pagi. Acara ini merupakan apresiasi atas prestasi gemilang yang diraih penyuluh-penyuluh dari Kota Ternate.

Sebelum acara penyerahan piagam, dilaksanakan rapat bersama Kasubbag Tata Usaha Mewati sebagai PLH. Kasi Bimas Islam, untuk menindaklanjuti hasil rapat dengan Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara bersama Para Penyuluh terkait Pelaksanaan Tugas Penyuluh Agama Islam dan membahas program-program selanjutnya dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Perwakilan Pengurus Pusat IPARI, Hj. Sawia Pattilow, para Penyuluh Agama Islam, dan staf Bimas Islam.

Sebelumnya, pada 22 Mei 2025 telah terselenggarakan pemilihan atau seleksi PAI Award Tingkat Provinsi di Aula Asrama Haji. Dalam kompetisi tersebut, Kota Ternate berhasil mendominasi perolehan juara dan akan mewakili Provinsi Maluku Utara ke tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada Juli mendatang.

Lima peserta dari Kota Ternate yang mengikuti seleksi PAI Award adalah Sani Talib, Arif Ismail, Musawwir Ade, Sahmardan Ishak, dan Radha Rajab. Dari kelima peserta tersebut, tiga orang berhasil meraih juara pertama di kategori masing-masing.

Para juara pertama yang akan mewakili Maluku Utara ke tingkat nasional adalah:
– Arif Ismail : Kategori Pendampingan Kelompok Rentan
– Musawwir Ade : Kategori Kesehatan Masyarakat 
– Sani Talib : Kategori Pemberdayaan Ekonomi Umat

Kepala Kantor Kemenag Kota Ternate, H. Salmin Abd Kadir, menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas pencapaian para Penyuluh Agama Islam Kota Ternate.

Dalam arahannya, H. Salmin menjelaskan peran penting penyuluh dalam masyarakat. “Penyuluh itu suluh atau obor sebagai penerangan atau pencerahan. Penyuluh adalah pendakwah yang menyampaikan pesan-pesan agama dan pembangunan dalam bahasa agama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kakankemenag menekankan bahwa penyuluh harus memiliki perencanaan dan program yang matang dalam menjalankan tugasnya sebagai pendakwah dan pembimbing masyarakat.

Selain itu, Kakankemenag menegaskan bahwa PAI juga diberi tanggung jawab untuk mencegah aliran-aliran lain yang meresahkan masyarakat yang masuk di Kota Ternate. Hal ini menjadi bagian penting dari tugas penyuluh dalam menjaga keharmonisan beragama di tengah masyarakat.

Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Ternate dan diharapkan dapat memberikan motivasi bagi para penyuluh agama lainnya untuk terus meningkatkan kualitas dalam melayani masyarakat. Ketiga penyuluh yang lolos ke tingkat nasional kini tengah mempersiapkan diri untuk kompetisi yang akan digelar pada Juli mendatang.

ARTIKEL TERKAIT

INFOGRAFIS

Kota Ternate Dominasi PAI Award Provinsi Maluku Utara, Tiga Penyuluh Melaju ke Tingkat Nasional

Ternate,- Bertempat Di Aula Nurhasanah, Kantor Kementerian Agama Kota Ternate menggelar acara penyerahan piagam penghargaan kepada para peserta Penyuluh Agama Islam (PAI) Award Tingkat Provinsi Maluku Utara 2025, Rabu (4/06/2025) pagi. Acara ini merupakan apresiasi atas prestasi gemilang yang diraih penyuluh-penyuluh dari Kota Ternate.

Sebelum acara penyerahan piagam, dilaksanakan rapat bersama Kasubbag Tata Usaha Mewati sebagai PLH. Kasi Bimas Islam, untuk menindaklanjuti hasil rapat dengan Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara bersama Para Penyuluh terkait Pelaksanaan Tugas Penyuluh Agama Islam dan membahas program-program selanjutnya dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Perwakilan Pengurus Pusat IPARI, Hj. Sawia Pattilow, para Penyuluh Agama Islam, dan staf Bimas Islam.

Sebelumnya, pada 22 Mei 2025 telah terselenggarakan pemilihan atau seleksi PAI Award Tingkat Provinsi di Aula Asrama Haji. Dalam kompetisi tersebut, Kota Ternate berhasil mendominasi perolehan juara dan akan mewakili Provinsi Maluku Utara ke tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada Juli mendatang.

Lima peserta dari Kota Ternate yang mengikuti seleksi PAI Award adalah Sani Talib, Arif Ismail, Musawwir Ade, Sahmardan Ishak, dan Radha Rajab. Dari kelima peserta tersebut, tiga orang berhasil meraih juara pertama di kategori masing-masing.

Para juara pertama yang akan mewakili Maluku Utara ke tingkat nasional adalah:
– Arif Ismail : Kategori Pendampingan Kelompok Rentan
– Musawwir Ade : Kategori Kesehatan Masyarakat 
– Sani Talib : Kategori Pemberdayaan Ekonomi Umat

Kepala Kantor Kemenag Kota Ternate, H. Salmin Abd Kadir, menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas pencapaian para Penyuluh Agama Islam Kota Ternate.

Dalam arahannya, H. Salmin menjelaskan peran penting penyuluh dalam masyarakat. “Penyuluh itu suluh atau obor sebagai penerangan atau pencerahan. Penyuluh adalah pendakwah yang menyampaikan pesan-pesan agama dan pembangunan dalam bahasa agama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kakankemenag menekankan bahwa penyuluh harus memiliki perencanaan dan program yang matang dalam menjalankan tugasnya sebagai pendakwah dan pembimbing masyarakat.

Selain itu, Kakankemenag menegaskan bahwa PAI juga diberi tanggung jawab untuk mencegah aliran-aliran lain yang meresahkan masyarakat yang masuk di Kota Ternate. Hal ini menjadi bagian penting dari tugas penyuluh dalam menjaga keharmonisan beragama di tengah masyarakat.

Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Ternate dan diharapkan dapat memberikan motivasi bagi para penyuluh agama lainnya untuk terus meningkatkan kualitas dalam melayani masyarakat. Ketiga penyuluh yang lolos ke tingkat nasional kini tengah mempersiapkan diri untuk kompetisi yang akan digelar pada Juli mendatang.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkait

Baca Juga