Ternate,- Kantor Kementerian Agama Kota Ternate melalui Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Ternate dan Rumah Tahanan (Rutan) Ternate menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis (11/09/2025). Kegiatan yang berlangsung di Masjid At-Taubah Rutan Ternate ini dihadiri oleh seluruh warga binaan dan para penyuluh agama Islam dari Kantor Kementerian Agama Kota Ternate.
Ustadz H. M. Zulkiram M. Chaeruddin menyampaikan hikmah maulid tentang makna peringatan Maulid Nabi. “Momentum maulid adalah momentum untuk memperbaiki diri,” tegas H. Zulkiram dalam ceramahnya.
Ia berpesan khusus kepada para warga binaan bahwa peringatan ini merupakan kesempatan untuk kembali memperbaiki diri dari dosa-dosa masa lalu. “Teladan Rasulullah SAW menjadikan momentum maulid sebagai ajang untuk memperbaiki diri dari dosa-dosa masa lalu,” tambahnya.
Kepala Rutan Ternate, Abdu Sabriyawan Tilaar, dalam sambutannya menghimbau para warga binaan untuk selalu aktif mengikuti program-program keagamaan. “Jangan malas mengikuti program keagamaan ini, karena program ini bertujuan untuk membentuk kepribadian menjadi lebih baik,” ujarnya.
Kepala Rutan juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada para penyuluh Islam dari Kantor Kementerian Agama Kota Ternate yang selama ini telah membantu berbagai kegiatan keagamaan di Rutan Ternate.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengusung tema “Maulid Nabi Muhammad SAW Sebagai Momentum Refleksi dan Perbaikan Diri”. Tema ini dipilih untuk menekankan pentingnya introspeksi dan perbaikan akhlak bagi para warga binaan.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, panitia juga mengadakan berbagai lomba keagamaan yang meliputi: Lomba Adzan, Lomba Khatib, Lomba Pengantar Imam, Lomba Imam, Lomba Tahfidz Juz 30.
Para pemenang lomba mendapat hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan keagamaan.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang baik antara Kementerian Agama dan Rutan Ternate dalam upaya pembinaan keagamaan bagi warga binaan. Diharapkan melalui program-program seperti ini, para warga binaan dapat memperoleh bekal spiritual yang kuat untuk menjalani masa pembinaan dan persiapan kembali ke masyarakat.


