41 Guru Dikukuhkan Jadi Guru Profesional, Kakankemenag: Jadikan Motivasi untuk Terus Mengabdi

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate,- Kamis (2/07/2026) Sebanyak 41 guru mengikuti Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang yang digelar di Aula Nurhasanah Kantor Kementerian Agama Kota Ternate. Dilaksanakan secara hybrid dan terhubung langsung melalui siaran live YouTube dengan kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, serta para pengawas di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Ternate.

Yudisium dan pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan, khususnya bagi para guru agama di lingkungan Kementerian Agama. Melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG), para peserta diharapkan semakin siap menjalankan tugas sebagai pendidik profesional yang memiliki kompetensi, integritas, serta komitmen dalam mendidik dan membina generasi bangsa.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Salmin Abd. Kadir, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan tahapan PPG dan resmi dikukuhkan sebagai guru profesional. Ia mengapresiasi kesungguhan dan kerja keras para guru dalam menempuh proses pendidikan profesi hingga mencapai tahap yudisium dan pengukuhan.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium dan pengukuhan guru profesional. Ini adalah capaian yang patut disyukuri, karena saudara-saudari telah melewati proses panjang dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi sebagai pendidik. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi dunia pendidikan, khususnya di lingkungan Kementerian Agama,” ujar Salmin.

Dalam kesempatan tersebut, Salmin juga menekankan pentingnya peran guru, khususnya guru agama, dalam membangun kualitas pembelajaran sekaligus membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, guru profesional tidak hanya dituntut menguasai materi ajar, tetapi juga harus memiliki pemahaman keagamaan yang baik dan utuh.

“Saya berharap seluruh guru yang hari ini dikukuhkan dapat mengaji dengan baik. Tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami Islam secara kaffah, menyeluruh, dan mendalam. Guru agama harus menjadi teladan, tidak hanya dalam menyampaikan ilmu, tetapi juga dalam sikap, akhlak, dan pengamalan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Semoga saudara-saudari semua menjadi pendidik yang profesional, berintegritas, dan membawa manfaat besar bagi peserta didik, madrasah, sekolah, serta masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pengukuhan guru profesional bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam meningkatkan mutu pendidikan. Guru dituntut untuk terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter.

Melalui kegiatan yudisium dan pengukuhan ini, Kementerian Agama Kota Ternate menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas dan profesionalitas guru sebagai ujung tombak pendidikan. Dengan bekal kompetensi yang diperoleh melalui PPG, para guru diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

ARTIKEL TERKAIT

INFOGRAFIS

41 Guru Dikukuhkan Jadi Guru Profesional, Kakankemenag: Jadikan Motivasi untuk Terus Mengabdi

Ternate,- Kamis (2/07/2026) Sebanyak 41 guru mengikuti Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang yang digelar di Aula Nurhasanah Kantor Kementerian Agama Kota Ternate. Dilaksanakan secara hybrid dan terhubung langsung melalui siaran live YouTube dengan kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, serta para pengawas di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Ternate.

Yudisium dan pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan, khususnya bagi para guru agama di lingkungan Kementerian Agama. Melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG), para peserta diharapkan semakin siap menjalankan tugas sebagai pendidik profesional yang memiliki kompetensi, integritas, serta komitmen dalam mendidik dan membina generasi bangsa.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Salmin Abd. Kadir, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan tahapan PPG dan resmi dikukuhkan sebagai guru profesional. Ia mengapresiasi kesungguhan dan kerja keras para guru dalam menempuh proses pendidikan profesi hingga mencapai tahap yudisium dan pengukuhan.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium dan pengukuhan guru profesional. Ini adalah capaian yang patut disyukuri, karena saudara-saudari telah melewati proses panjang dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi sebagai pendidik. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi dunia pendidikan, khususnya di lingkungan Kementerian Agama,” ujar Salmin.

Dalam kesempatan tersebut, Salmin juga menekankan pentingnya peran guru, khususnya guru agama, dalam membangun kualitas pembelajaran sekaligus membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, guru profesional tidak hanya dituntut menguasai materi ajar, tetapi juga harus memiliki pemahaman keagamaan yang baik dan utuh.

“Saya berharap seluruh guru yang hari ini dikukuhkan dapat mengaji dengan baik. Tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami Islam secara kaffah, menyeluruh, dan mendalam. Guru agama harus menjadi teladan, tidak hanya dalam menyampaikan ilmu, tetapi juga dalam sikap, akhlak, dan pengamalan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Semoga saudara-saudari semua menjadi pendidik yang profesional, berintegritas, dan membawa manfaat besar bagi peserta didik, madrasah, sekolah, serta masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pengukuhan guru profesional bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam meningkatkan mutu pendidikan. Guru dituntut untuk terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter.

Melalui kegiatan yudisium dan pengukuhan ini, Kementerian Agama Kota Ternate menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas dan profesionalitas guru sebagai ujung tombak pendidikan. Dengan bekal kompetensi yang diperoleh melalui PPG, para guru diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkait

Baca Juga