Ternate,- Kamis (13/8/2026) Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 sekaligus mengimplementasikan Program Penguatan Layanan Keagamaan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ternate menggelar Gerakan Bersih Rumah Ibadah di berbagai wilayah Kota Ternate.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memaknai kemerdekaan melalui aksi nyata, semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan kerukunan dan toleransi antarumat beragama.
Gerakan tersebut diikuti oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Ternate Salmin Abd. Kadir, Kepala Subbagian Tata Usaha Mewati, para Kepala Seksi dan Penyelenggara Kemenag Kota Ternate, Kepala KUA se-Kota Ternate, madrasah se-Kota Ternate, pengawas madrasah dan PAI, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kota Ternate.
Seluruh peserta kemudian dibagi ke sejumlah titik lokasi sesuai wilayah kerja KUA dan madrasah masing-masing untuk bersama-sama membersihkan rumah ibadah, baik masjid, gereja, klenteng, pura maupun vihara.
Di wilayah Ternate Utara, kegiatan dipusatkan di Masjid Heku, Masjid Al-Awwabin, Masjid Nurul Huda Akehuda, dan Masjid Fathul Falah.
Sementara itu, jajaran Kantor Kemenag Kota Ternate bersama KUA dan madrasah di wilayah Ternate Tengah melaksanakan aksi bersih-bersih di sejumlah rumah ibadah lintas agama, yaitu Gereja Katolik Paroki Santo Willibrordus Ternate, Gereja HIPMI Bethlehem Ternate, Gereja GPdI El-Shaddai Ternate, Klenteng Ibu Suri Agung Gamalama, Vihara Nurani Maitreya Maliaro, Masjid Al-Munawwar, dan Masjid Muttaqin.
Di wilayah Ternate Selatan, KUA dan madrasah setempat turut mengambil bagian dalam kegiatan pembersihan di Pura Siwa Jagat Karana, Masjid Al-Quds, Masjid Raudhatul Muflihin Kelurahan Sasa, serta Masjid Nurul Huda Kelurahan Gambesi.
Adapun KUA dan madrasah di wilayah kerja Pulau Ternate dan Ternate Barat melaksanakan Gerakan Bersih Rumah Ibadah di Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Loto, Gereja GKPMI Imanuel Tabanga, Gereja GPM Soa Tabanga, serta Masjid Asyafa Sulamadaha.
Sementara itu, KUA dan madrasah di wilayah kerja Pulau Hiri dan Moti juga turut menyukseskan kegiatan ini dengan melaksanakan aksi bersih-bersih di masjid-masjid yang berada di wilayah kerja masing-masing.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Salmin Abd. Kadir, mengatakan Gerakan Bersih Rumah Ibadah bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, melainkan juga bentuk nyata kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat.
Menurutnya, rumah ibadah merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat dan menjadi ruang yang memperkuat pembinaan kehidupan beragama. Karena itu, kebersihan, kenyamanan, dan lingkungan rumah ibadah perlu menjadi perhatian bersama.
“Melalui Gerakan Bersih Rumah Ibadah ini, kita ingin menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan seremonial, tetapi juga melalui kerja nyata, gotong royong, kepedulian, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menariknya, kegiatan di wilayah Ternate Tengah turut menyasar rumah ibadah dari berbagai agama. Hal ini menjadi gambaran nyata bahwa semangat gotong royong dapat menjadi jembatan untuk mempererat persaudaraan dan kerukunan umat beragama.
Gerakan ini sekaligus memperkuat pesan bahwa kemerdekaan adalah milik seluruh masyarakat, dan menjaga kebersihan serta kenyamanan rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan mengusung semangat “Bersih Rumah Ibadah, Kuatkan Kerukunan, Semarakkan Kemerdekaan”, Kemenag Kota Ternate berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam rangka peringatan HUT ke-81 RI, melainkan dapat menjadi budaya yang terus dilakukan secara berkelanjutan.
Melalui keterlibatan ASN, KUA, madrasah, pengawas, serta seluruh unsur Kemenag Kota Ternate, Gerakan Bersih Rumah Ibadah diharapkan mampu menghadirkan lingkungan ibadah yang bersih, nyaman, dan harmonis, sekaligus memperkuat kualitas layanan keagamaan bagi masyarakat Kota Ternate.














