Siswa MIS Fathul Munir Ternate Raih Perunggu di Olimpiade Madrasah Indonesia 2025

TERPOPULER

BACA JUGA

Tangerang,- Siswa Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Fathul Munir Kota Ternate, Faqih Abrizam Rivai, berhasil mengharumkan nama Maluku Utara di ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 yang digelar di Tangerang. Dari 15 peserta kontingen Maluku Utara, Faqih menjadi satu-satunya yang meraih medali perunggu pada Bidang Lomba IPAS Terintegrasi jenjang MI/SD.

Menteri Agama Nasarudin Umar secara resmi menutup OMI 2025 di Tangerang pada Kamis (13/11/2025). Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 November 2025, dengan mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju yang Berdaya Saing Global”.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, H. Salmin Abd Kadir, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih Faqih Abrizam Rivai. “Kami sangat bangga dengan pencapaian Faqih di ajang OMI 2025 ini. Meski dari 15 peserta kontingen Maluku Utara hanya satu yang meraih medali, ini menunjukkan bahwa siswa madrasah di Kota Ternate memiliki potensi dan kemampuan yang luar biasa untuk bersaing di tingkat nasional,” ujar H. Salmin.

Ia menambahkan, prestasi ini menjadi cambuk bagi seluruh madrasah di Kota Ternate untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan siswa. “Ke depan, kami akan terus mendorong dan memfasilitasi madrasah-madrasah agar dapat mempersiapkan siswa-siswinya lebih baik lagi dalam berbagai kompetisi, terutama yang berkaitan dengan integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan tema OMI tahun ini,” tambahnya.

H. Salmin juga berharap prestasi Faqih dapat menginspirasi siswa-siswa madrasah lainnya di Kota Ternate dan Maluku Utara untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.

OMI merupakan ajang kompetisi akademik tahunan bagi siswa madrasah seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, bertujuan untuk meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan madrasah di Indonesia.

 

ARTIKEL TERKAIT

INFOGRAFIS

Siswa MIS Fathul Munir Ternate Raih Perunggu di Olimpiade Madrasah Indonesia 2025

Tangerang,- Siswa Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Fathul Munir Kota Ternate, Faqih Abrizam Rivai, berhasil mengharumkan nama Maluku Utara di ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 yang digelar di Tangerang. Dari 15 peserta kontingen Maluku Utara, Faqih menjadi satu-satunya yang meraih medali perunggu pada Bidang Lomba IPAS Terintegrasi jenjang MI/SD.

Menteri Agama Nasarudin Umar secara resmi menutup OMI 2025 di Tangerang pada Kamis (13/11/2025). Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 November 2025, dengan mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju yang Berdaya Saing Global”.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, H. Salmin Abd Kadir, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih Faqih Abrizam Rivai. “Kami sangat bangga dengan pencapaian Faqih di ajang OMI 2025 ini. Meski dari 15 peserta kontingen Maluku Utara hanya satu yang meraih medali, ini menunjukkan bahwa siswa madrasah di Kota Ternate memiliki potensi dan kemampuan yang luar biasa untuk bersaing di tingkat nasional,” ujar H. Salmin.

Ia menambahkan, prestasi ini menjadi cambuk bagi seluruh madrasah di Kota Ternate untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan siswa. “Ke depan, kami akan terus mendorong dan memfasilitasi madrasah-madrasah agar dapat mempersiapkan siswa-siswinya lebih baik lagi dalam berbagai kompetisi, terutama yang berkaitan dengan integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan tema OMI tahun ini,” tambahnya.

H. Salmin juga berharap prestasi Faqih dapat menginspirasi siswa-siswa madrasah lainnya di Kota Ternate dan Maluku Utara untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.

OMI merupakan ajang kompetisi akademik tahunan bagi siswa madrasah seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, bertujuan untuk meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan madrasah di Indonesia.

 

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkait

Baca Juga