Perkuat Kerukunan hingga Ekonomi Umat, Asta Protas Kemenag Dipaparkan di Rakerwil Malut

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate,- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Salmin Abd. Kadir, memaparkan Asta Program Prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama dalam kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Provinsi Maluku Utara yang digelar pada Rabu (28/01/2026) bertempat di Asrama Haji Transit Ternate, Kelurahan Ngade, Kota Ternate.

Dalam pemaparannya, Kakankemenag menekankan bahwa implementasi Asta Protas Kemenag Kota Ternate difokuskan pada empat pilar utama, yakni meningkatkan kerukunan dan cinta kemanusiaan, penguatan ekoteologi, layanan keagamaan yang berdampak, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Salmin menjelaskan, penguatan kerukunan dan nilai kemanusiaan terus menjadi ruh utama pelayanan Kemenag di Kota Ternate, sejalan dengan karakter masyarakat yang majemuk. Hal ini diwujudkan melalui berbagai program lintas sektor dan penguatan moderasi beragama di semua lini pelayanan.

Pada aspek penguatan ekoteologi, Kemenag Kota Ternate mendorong kesadaran keagamaan yang selaras dengan kepedulian terhadap lingkungan, sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual umat beragama dalam menjaga ciptaan Tuhan.

Sementara itu, dalam upaya menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak, Kakankemenag menyoroti sejumlah program unggulan yang telah berjalan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Di antaranya adalah program “Isi Kios” sebagai bentuk kepedulian sosial, serta program infak beras oleh seluruh ASN Kemenag Kota Ternate sebanyak 5 kilogram setiap tiga bulan, yang kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Program-program ini lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian. Kami ingin kehadiran Kemenag benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat, tidak hanya dalam aspek pelayanan administratif, tetapi juga dalam penguatan sosial dan kemanusiaan,” ujar Salmin.

Pada sektor pemberdayaan ekonomi umat, Kakankemenag juga menegaskan komitmen Kemenag Kota Ternate untuk terus mendorong program-program yang bersentuhan langsung dengan penguatan ekonomi masyarakat berbasis keagamaan dan kearifan lokal.

Selain itu, Salmin turut menyoroti program tahfidz Al-Qur’an yang diterapkan di seluruh jenjang madrasah di Kota Ternate. Program ini dilaksanakan pada awal jam pelajaran sebagai upaya memperkuat pembelajaran agama dan membentuk karakter peserta didik sejak dini.

“Kami meyakini bahwa penguatan nilai-nilai keagamaan harus dimulai dari pendidikan. Program tahfidz di awal jam pelajaran adalah ikhtiar kami untuk membangun generasi madrasah yang berakhlak, berilmu, dan cinta Al-Qur’an,” tegasnya.

Melalui pemaparan ini, Kakankemenag berharap Asta Protas Kemenag dapat terus diimplementasikan secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga Kementerian Agama benar-benar hadir sebagai institusi yang melayani, mengayomi, dan memberdayakan umat.

ARTIKEL TERKAIT

INFOGRAFIS

Perkuat Kerukunan hingga Ekonomi Umat, Asta Protas Kemenag Dipaparkan di Rakerwil Malut

Ternate,- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Salmin Abd. Kadir, memaparkan Asta Program Prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama dalam kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Provinsi Maluku Utara yang digelar pada Rabu (28/01/2026) bertempat di Asrama Haji Transit Ternate, Kelurahan Ngade, Kota Ternate.

Dalam pemaparannya, Kakankemenag menekankan bahwa implementasi Asta Protas Kemenag Kota Ternate difokuskan pada empat pilar utama, yakni meningkatkan kerukunan dan cinta kemanusiaan, penguatan ekoteologi, layanan keagamaan yang berdampak, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Salmin menjelaskan, penguatan kerukunan dan nilai kemanusiaan terus menjadi ruh utama pelayanan Kemenag di Kota Ternate, sejalan dengan karakter masyarakat yang majemuk. Hal ini diwujudkan melalui berbagai program lintas sektor dan penguatan moderasi beragama di semua lini pelayanan.

Pada aspek penguatan ekoteologi, Kemenag Kota Ternate mendorong kesadaran keagamaan yang selaras dengan kepedulian terhadap lingkungan, sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual umat beragama dalam menjaga ciptaan Tuhan.

Sementara itu, dalam upaya menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak, Kakankemenag menyoroti sejumlah program unggulan yang telah berjalan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Di antaranya adalah program “Isi Kios” sebagai bentuk kepedulian sosial, serta program infak beras oleh seluruh ASN Kemenag Kota Ternate sebanyak 5 kilogram setiap tiga bulan, yang kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Program-program ini lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian. Kami ingin kehadiran Kemenag benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat, tidak hanya dalam aspek pelayanan administratif, tetapi juga dalam penguatan sosial dan kemanusiaan,” ujar Salmin.

Pada sektor pemberdayaan ekonomi umat, Kakankemenag juga menegaskan komitmen Kemenag Kota Ternate untuk terus mendorong program-program yang bersentuhan langsung dengan penguatan ekonomi masyarakat berbasis keagamaan dan kearifan lokal.

Selain itu, Salmin turut menyoroti program tahfidz Al-Qur’an yang diterapkan di seluruh jenjang madrasah di Kota Ternate. Program ini dilaksanakan pada awal jam pelajaran sebagai upaya memperkuat pembelajaran agama dan membentuk karakter peserta didik sejak dini.

“Kami meyakini bahwa penguatan nilai-nilai keagamaan harus dimulai dari pendidikan. Program tahfidz di awal jam pelajaran adalah ikhtiar kami untuk membangun generasi madrasah yang berakhlak, berilmu, dan cinta Al-Qur’an,” tegasnya.

Melalui pemaparan ini, Kakankemenag berharap Asta Protas Kemenag dapat terus diimplementasikan secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga Kementerian Agama benar-benar hadir sebagai institusi yang melayani, mengayomi, dan memberdayakan umat.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkait

Baca Juga