Menjadi Orang Baik atau Orang Benar, Pesan Iman Kristen Menggema di Lapas Jambula

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate,- Dalam rangka memberikan pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan, Kantor Kementerian Agama Kota Ternate melalui penyuluh agama Kristen melaksanakan kegiatan Pembinaan Agama Kristen di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Jambula, Selasa (3/02/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Menjadi Orang Baik atau Orang Benar” sebagai upaya menanamkan nilai-nilai iman Kristen yang mendorong perubahan sikap, perilaku, dan moral kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaian materinya, penyuluh agama Kristen Mus Baikole dan Selfi menjelaskan bahwa banyak orang Kristen menginginkan hidup benar, namun untuk menjadi orang benar tidaklah semudah mengucapkannya. Manusia pada hakikatnya adalah orang berdosa, namun telah dibenarkan oleh kasih karunia Allah sebagaimana tertulis dalam 2 Korintus 5:21.

Ayat tersebut menegaskan bahwa kebenaran yang dimaksud bukan sekadar status, melainkan kebenaran yang nyata dalam kehidupan sehari-hari sebagai ciptaan baru, yang tercermin melalui perubahan watak, perilaku, dan keadaan moral yang dilandasi iman percaya kepada Yesus Kristus.

Mus Baikole dalam kutipannya menyampaikan,
“Menjadi orang benar bukan hanya soal pengetahuan iman, tetapi bagaimana iman itu diwujudkan dalam perubahan hidup. Ketika kita percaya kepada Kristus, maka kebenaran itu harus nyata dalam sikap, perilaku, dan cara hidup sebagai ciptaan baru.”

Sementara itu, Selfi menambahkan bahwa pembinaan keagamaan di lapas merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan.“Melalui pembinaan ini, kami berharap warga binaan dapat menyadari bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah, hidup benar, dan bertumbuh dalam iman meskipun berada dalam keterbatasan,” ujarnya.

Kegiatan pembinaan agama Kristen ini berlangsung dengan khidmat dan interaktif, serta mendapat respons positif dari warga binaan yang mengikuti kegiatan. Melalui pembinaan rutin ini, Kementerian Agama terus berkomitmen menghadirkan pelayanan keagamaan sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.

ARTIKEL TERKAIT

INFOGRAFIS

Menjadi Orang Baik atau Orang Benar, Pesan Iman Kristen Menggema di Lapas Jambula

Ternate,- Dalam rangka memberikan pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan, Kantor Kementerian Agama Kota Ternate melalui penyuluh agama Kristen melaksanakan kegiatan Pembinaan Agama Kristen di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Jambula, Selasa (3/02/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Menjadi Orang Baik atau Orang Benar” sebagai upaya menanamkan nilai-nilai iman Kristen yang mendorong perubahan sikap, perilaku, dan moral kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaian materinya, penyuluh agama Kristen Mus Baikole dan Selfi menjelaskan bahwa banyak orang Kristen menginginkan hidup benar, namun untuk menjadi orang benar tidaklah semudah mengucapkannya. Manusia pada hakikatnya adalah orang berdosa, namun telah dibenarkan oleh kasih karunia Allah sebagaimana tertulis dalam 2 Korintus 5:21.

Ayat tersebut menegaskan bahwa kebenaran yang dimaksud bukan sekadar status, melainkan kebenaran yang nyata dalam kehidupan sehari-hari sebagai ciptaan baru, yang tercermin melalui perubahan watak, perilaku, dan keadaan moral yang dilandasi iman percaya kepada Yesus Kristus.

Mus Baikole dalam kutipannya menyampaikan,
“Menjadi orang benar bukan hanya soal pengetahuan iman, tetapi bagaimana iman itu diwujudkan dalam perubahan hidup. Ketika kita percaya kepada Kristus, maka kebenaran itu harus nyata dalam sikap, perilaku, dan cara hidup sebagai ciptaan baru.”

Sementara itu, Selfi menambahkan bahwa pembinaan keagamaan di lapas merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan.“Melalui pembinaan ini, kami berharap warga binaan dapat menyadari bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah, hidup benar, dan bertumbuh dalam iman meskipun berada dalam keterbatasan,” ujarnya.

Kegiatan pembinaan agama Kristen ini berlangsung dengan khidmat dan interaktif, serta mendapat respons positif dari warga binaan yang mengikuti kegiatan. Melalui pembinaan rutin ini, Kementerian Agama terus berkomitmen menghadirkan pelayanan keagamaan sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkait

Baca Juga