Ternate,- Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan mewarnai kegiatan Bimbingan Penyuluhan Agama Islam di Rutan Kelas IIB Ternate yang berlokasi di Jalan Pengayoman No.3, Jambula, Kecamatan Pulau Ternate, pada Kamis (11/06/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIT ini diikuti oleh lebih dari 200 Warga Binaan Pemasyarakatan.
Kegiatan ini merupakan program rutin mingguan yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Ternate sebagai bentuk pembinaan keagamaan bagi warga binaan. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman serta pengamalan ajaran Islam di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan diawali dengan pembacaan shalawat bersama yang diikuti seluruh peserta dengan penuh semangat. Selanjutnya, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok belajar yang masing-masing didampingi oleh ustadz dan ustadzah. Suasana berlangsung tertib, tenang, dan menyejukkan sepanjang kegiatan.
Selama kurang lebih dua jam, berbagai materi keagamaan disampaikan kepada peserta, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah bagi peserta tahap dasar, pembelajaran membaca Al-Qur’an, hafalan surat-surat pendek, hingga hafalan Surat Yasin dan Surat Al-Mulk. Kegiatan juga diselingi dengan murojaah atau pengulangan hafalan serta sesi tanya jawab seputar tata cara shalat, fikih ibadah, dan persoalan keagamaan lainnya.

Antusiasme warga binaan dalam mengikuti kegiatan terlihat sangat tinggi. Banyak peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi terkait upaya peningkatan kualitas ibadah mereka, membuat waktu terasa berlalu dengan cepat.
Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Ternate, Hj. Ratna Mahe, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme yang ditunjukkan para warga binaan. “Alhamdulillah, semangat warga binaan dalam mengikuti kegiatan ini luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kami para penyuluh untuk terus hadir dan memberikan yang terbaik dalam pembinaan keagamaan di Rutan Kelas IIB Ternate,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari ikhtiar nyata dalam membimbing warga binaan agar kembali kepada nilai-nilai keislaman. “Kami berharap melalui kegiatan ini, para warga binaan dapat menemukan ketenangan batin, memperkuat iman, dan kelak kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” tambah Hj. Ratna
Kegiatan bimbingan keagamaan semacam ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif bagi kehidupan spiritual warga binaan serta mendukung proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan Kota Ternate.


