4 Pengawas Madrasah Kemenag Kota Ternate Raih Penghargaan Tingkat Nasional 2026

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate,- Jumat (12/06/2026) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh jajaran Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Ternate. Sebanyak empat orang Pengawas Madrasah berhasil meraih penghargaan dalam kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) IV dan Musyawarah Nasional (Munas) III Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Tingkat Nasional Tahun 2026, yang berlangsung di Hotel Ibis Trans Studio Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Ridwan Husain, S.Ag., M.Si. berhasil meraih penghargaan pada kategori Pengawas Madrasah Dedikatif dan Inovatif, sementara tiga pengawas lainnya, yaitu Nurmala Kharie, S.Ag., M.Pd.I., Sulasna Ramin, S.Pd.I., M.Pd.I., dan Asriani, S.Ag., M.Pd., meraih penghargaan pada kategori Pengawas Madrasah Afirmatif.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Agama Republik Indonesia kepada para pengawas madrasah yang dinilai memiliki dedikasi tinggi, menjadi inspirasi bagi guru, kepala madrasah, dan rekan sejawat, serta telah menunjukkan pengabdian nyata kepada bangsa dan negara melalui pelaksanaan tugas kepengawasan.

Ridwan Husain menyampaikan bahwa usai mengikuti kegiatan Silatnas Pokjawas Madrasah ini, dirinya bersama para pengawas madrasah akan segera melaksanakan diseminasi materi terkait Aplikasi Madrasah Digital Supervisor (MAGIS) yang terintegrasi dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) kepada para pengawas, kepala madrasah, dan guru di Provinsi Maluku Utara, khususnya di Kota Ternate.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate melalui Kepala Subbagian Tata Usaha, Mewati, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian para Pengawas Madrasah Kota Ternate dalam kegiatan Silatnas Pokjawas Madrasah di Bandung tersebut. “Sanksi dan penghargaan adalah cerminan dari hasil kerja keras setiap orang, dan itu harus diapresiasi. Semoga ke depan Pokjawas dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak orang,” ujar Mewati.

ARTIKEL TERKAIT

INFOGRAFIS

4 Pengawas Madrasah Kemenag Kota Ternate Raih Penghargaan Tingkat Nasional 2026

Ternate,- Jumat (12/06/2026) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh jajaran Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Ternate. Sebanyak empat orang Pengawas Madrasah berhasil meraih penghargaan dalam kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) IV dan Musyawarah Nasional (Munas) III Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Tingkat Nasional Tahun 2026, yang berlangsung di Hotel Ibis Trans Studio Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Ridwan Husain, S.Ag., M.Si. berhasil meraih penghargaan pada kategori Pengawas Madrasah Dedikatif dan Inovatif, sementara tiga pengawas lainnya, yaitu Nurmala Kharie, S.Ag., M.Pd.I., Sulasna Ramin, S.Pd.I., M.Pd.I., dan Asriani, S.Ag., M.Pd., meraih penghargaan pada kategori Pengawas Madrasah Afirmatif.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Agama Republik Indonesia kepada para pengawas madrasah yang dinilai memiliki dedikasi tinggi, menjadi inspirasi bagi guru, kepala madrasah, dan rekan sejawat, serta telah menunjukkan pengabdian nyata kepada bangsa dan negara melalui pelaksanaan tugas kepengawasan.

Ridwan Husain menyampaikan bahwa usai mengikuti kegiatan Silatnas Pokjawas Madrasah ini, dirinya bersama para pengawas madrasah akan segera melaksanakan diseminasi materi terkait Aplikasi Madrasah Digital Supervisor (MAGIS) yang terintegrasi dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) kepada para pengawas, kepala madrasah, dan guru di Provinsi Maluku Utara, khususnya di Kota Ternate.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate melalui Kepala Subbagian Tata Usaha, Mewati, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian para Pengawas Madrasah Kota Ternate dalam kegiatan Silatnas Pokjawas Madrasah di Bandung tersebut. “Sanksi dan penghargaan adalah cerminan dari hasil kerja keras setiap orang, dan itu harus diapresiasi. Semoga ke depan Pokjawas dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak orang,” ujar Mewati.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkait

Baca Juga