Kakankemenag Ternate: Guru PAI Harus Jadi Teladan dalam Baca Tulis Al-Qur’an

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate,- Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kota Ternate menggelar kegiatan bertajuk “Penguatan Kompetensi Guru PAI pada Pembelajaran Mendalam dan Sosialisasi Capaian Pembelajaran (CP) PAI Nomor 20 Tahun 2026” di Aula Nurhasanah Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Salmin Abd. Kadir, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Mewati, para pengawas, serta 49 guru PAI jenjang SD, SDLB, SMP, dan SMPLB se-Kota Ternate.

Dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Salmin menyampaikan rasa bahagianya dapat bertemu langsung dengan para guru PAI. Ia menegaskan bahwa guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik melalui pendidikan agama yang berkualitas.

Ia juga menyampaikan bahwa kinerja guru PAI ke depan akan terus dipantau dan dievaluasi. Para guru diharapkan mampu bekerja lebih keras, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawab tinggi dalam menjalankan tugas.

“Setelah mengikuti kegiatan KKG ini harus ada perubahan nyata. Kualitas mengajar harus meningkat, kerajinan dan kedisiplinan juga harus semakin baik. Guru PAI harus menjadi teladan dalam membimbing peserta didik, khususnya dalam membaca, menulis, dan menghafal Al-Qur’an,” tegas Salmin.

Ia menekankan bahwa pembiasaan baca tulis dan hafalan Al-Qur’an tidak cukup disampaikan secara teoretis, melainkan harus dipraktikkan langsung kepada para siswa. Menurutnya, perkembangan kemampuan membaca, menulis, dan menghafal Al-Qur’an peserta didik harus menjadi indikator keberhasilan pembelajaran PAI.

Lebih lanjut, Salmin meminta agar kehadiran guru PAI pada jam pelajaran didokumentasikan dengan baik sebagai bagian dari pengawasan pelaksanaan tugas. Ia berharap kepala sekolah turut membimbing dan mengawal guru PAI agar tetap konsisten menjalankan program pembelajaran, khususnya penguatan baca tulis Al-Qur’an dan hafalan.

“Saya akan terus melakukan evaluasi dan monitoring. Program mengaji, hafalan Al-Qur’an, serta kedisiplinan guru harus berjalan secara konsisten. Kepala sekolah juga harus mengarahkan dan membina guru PAI agar target peningkatan kualitas peserta didik benar-benar tercapai,” ujarnya.

Salmin turut menegaskan bahwa Gerakan Tuntas Al-Qur’an (GTA) merupakan program penting yang harus menjadi perhatian seluruh guru PAI. Melalui komitmen bersama, ia berharap terjadi peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an dan hafalan peserta didik di seluruh satuan pendidikan di Kota Ternate.

Kegiatan KKG PAI ini menjadi wadah strategis bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi profesional, memahami implementasi Capaian Pembelajaran PAI Nomor 20 Tahun 2026, sekaligus memperkuat komitmen mewujudkan pembelajaran agama Islam yang lebih mendalam, berkualitas, dan berdampak pada pembentukan karakter generasi Qurani di Kota Ternate.

ARTIKEL TERKAIT

INFOGRAFIS

Kakankemenag Ternate: Guru PAI Harus Jadi Teladan dalam Baca Tulis Al-Qur’an

Ternate,- Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kota Ternate menggelar kegiatan bertajuk “Penguatan Kompetensi Guru PAI pada Pembelajaran Mendalam dan Sosialisasi Capaian Pembelajaran (CP) PAI Nomor 20 Tahun 2026” di Aula Nurhasanah Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Salmin Abd. Kadir, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Mewati, para pengawas, serta 49 guru PAI jenjang SD, SDLB, SMP, dan SMPLB se-Kota Ternate.

Dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Salmin menyampaikan rasa bahagianya dapat bertemu langsung dengan para guru PAI. Ia menegaskan bahwa guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik melalui pendidikan agama yang berkualitas.

Ia juga menyampaikan bahwa kinerja guru PAI ke depan akan terus dipantau dan dievaluasi. Para guru diharapkan mampu bekerja lebih keras, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawab tinggi dalam menjalankan tugas.

“Setelah mengikuti kegiatan KKG ini harus ada perubahan nyata. Kualitas mengajar harus meningkat, kerajinan dan kedisiplinan juga harus semakin baik. Guru PAI harus menjadi teladan dalam membimbing peserta didik, khususnya dalam membaca, menulis, dan menghafal Al-Qur’an,” tegas Salmin.

Ia menekankan bahwa pembiasaan baca tulis dan hafalan Al-Qur’an tidak cukup disampaikan secara teoretis, melainkan harus dipraktikkan langsung kepada para siswa. Menurutnya, perkembangan kemampuan membaca, menulis, dan menghafal Al-Qur’an peserta didik harus menjadi indikator keberhasilan pembelajaran PAI.

Lebih lanjut, Salmin meminta agar kehadiran guru PAI pada jam pelajaran didokumentasikan dengan baik sebagai bagian dari pengawasan pelaksanaan tugas. Ia berharap kepala sekolah turut membimbing dan mengawal guru PAI agar tetap konsisten menjalankan program pembelajaran, khususnya penguatan baca tulis Al-Qur’an dan hafalan.

“Saya akan terus melakukan evaluasi dan monitoring. Program mengaji, hafalan Al-Qur’an, serta kedisiplinan guru harus berjalan secara konsisten. Kepala sekolah juga harus mengarahkan dan membina guru PAI agar target peningkatan kualitas peserta didik benar-benar tercapai,” ujarnya.

Salmin turut menegaskan bahwa Gerakan Tuntas Al-Qur’an (GTA) merupakan program penting yang harus menjadi perhatian seluruh guru PAI. Melalui komitmen bersama, ia berharap terjadi peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an dan hafalan peserta didik di seluruh satuan pendidikan di Kota Ternate.

Kegiatan KKG PAI ini menjadi wadah strategis bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi profesional, memahami implementasi Capaian Pembelajaran PAI Nomor 20 Tahun 2026, sekaligus memperkuat komitmen mewujudkan pembelajaran agama Islam yang lebih mendalam, berkualitas, dan berdampak pada pembentukan karakter generasi Qurani di Kota Ternate.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkait

Baca Juga