Ternate,- Kantor Kementerian Agama Kota Ternate menyambut baik kunjungan kerja Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Maluku Utara dalam rangka Evaluasi PHTC Revitalisasi Sarana dan Prasarana serta Digitalisasi Satuan Pendidikan Madrasah di Kota Ternate, Senin (31/8/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate. Kepala Kantor Kemenag Kota Ternate, Salmin Abd. Kadir, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Mewati, dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Sahdi M. Laher, menerima langsung Tim BPKP Perwakilan Provinsi Maluku Utara.
Pertemuan tersebut menjadi bagian awal dari rangkaian evaluasi BPKP terhadap pelaksanaan PHTC, khususnya dalam melihat perkembangan revitalisasi sarana dan prasarana serta digitalisasi pada satuan pendidikan madrasah di Kota Ternate.
Selain melakukan evaluasi, kunjungan lapangan juga akan dimanfaatkan untuk memantau secara langsung kondisi sarana dan prasarana madrasah, termasuk mengidentifikasi satuan pendidikan yang masih membutuhkan dukungan dan pemenuhan sarpras secara memadai guna menunjang proses pembelajaran dan pelayanan pendidikan.
Dalam pertemuan tersebut, Tim BPKP bersama jajaran Kemenag Kota Ternate turut membahas sejumlah hal teknis, termasuk penentuan madrasah yang akan menjadi lokasi kunjungan dan pemantauan lapangan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penugasan BPKP Perwakilan Provinsi Maluku Utara sebagaimana tertuang dalam Surat Nomor PE.09.02/SP-1124/PW33/2/2026 tanggal 28 Agustus 2026.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Salmin Abd. Kadir, mengapresiasi pelaksanaan evaluasi tersebut dan menyatakan kesiapan Kemenag Kota Ternate untuk mendukung proses pemantauan di madrasah.
“Kami menyambut baik kunjungan Tim BPKP Perwakilan Provinsi Maluku Utara. Evaluasi ini penting untuk melihat secara objektif pelaksanaan PHTC, baik dari sisi revitalisasi sarana dan prasarana maupun digitalisasi satuan pendidikan madrasah,” ujar Salmin.
Ia menambahkan, pemantauan secara langsung ke madrasah diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai kondisi sarana dan prasarana yang tersedia, sekaligus memetakan kebutuhan madrasah yang masih memerlukan perhatian.
“Yang tidak kalah penting, melalui kunjungan lapangan ini kita dapat melihat secara langsung kondisi masing-masing madrasah, termasuk sarana dan prasarana apa saja yang sudah memadai dan mana yang masih membutuhkan pemenuhan. Dengan begitu, kebutuhan madrasah dapat terpetakan secara lebih jelas dan menjadi bahan evaluasi maupun rekomendasi ke depan,” jelasnya.
Salmin berharap proses evaluasi berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi peningkatan kualitas tata kelola serta layanan pendidikan madrasah di Kota Ternate.
“Kami berharap evaluasi ini memberikan manfaat nyata bagi madrasah. Bukan hanya memastikan program berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga mendorong agar sarana dan prasarana yang tersedia benar-benar mampu mendukung proses pembelajaran serta memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik bagi peserta didik,” pungkasnya.


