Meriahkan Hari Santri 2026, Kemenag Ternate Padukan Tradisi dan Kepedulian

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate,- Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026, Kantor Kementerian Agama Kota Ternate menggelar Festival Sarung pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh keluarga besar Kemenag Kota Ternate dengan mengenakan pakaian sesuai ketentuan, yakni pria menggunakan sarung, baju koko putih, dan kopiah hitam, sedangkan wanita mengenakan gamis putih dan jilbab berwarna navy atau biru dongker. Penggunaan busana tersebut berlangsung selama jam kerja di lingkungan kantor dan aktivitas masing-masing satuan kerja sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan rangkaian Hari Santri Nasional.

Festival Sarung menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap tradisi dan budaya santri sekaligus memperkuat identitas keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, semangat Hari Santri diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

Masih dalam suasana peringatan Hari Santri Nasional, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Salmin A. Kadir, bersama Kasubbag TU, Mewati, turut menunjukkan kepedulian sosial dengan membagikan lima karung beras, masing-masing berukuran lima kilogram, kepada para tukang ojek pangkalan yang berada di depan kantor Kemenag Kota Ternate.

Aksi berbagi tersebut menjadi wujud nyata semangat Hari Santri yang tidak hanya tercermin melalui simbol dan tradisi, tetapi juga melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Bantuan beras diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima.

Salmin menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri merupakan momentum untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama.

“Melalui momentum Hari Santri ini, kami ingin menanamkan bahwa semangat santri bukan hanya tentang belajar dan mengamalkan ilmu agama, tetapi juga tentang kepedulian terhadap sesama. Berbagi mungkin terlihat sederhana, tetapi kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan rasa empati serta membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Salmin.

Ia berharap, rangkaian peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 dapat memperkuat semangat pengabdian seluruh keluarga besar Kementerian Agama, sekaligus mendorong hadirnya program dan aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Ternate.

Melalui Festival Sarung dan kegiatan berbagi beras ini, Kemenag Kota Ternate menegaskan bahwa semangat Hari Santri tidak hanya diwujudkan melalui pelestarian tradisi, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan pengabdian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

ARTIKEL TERKAIT

INFOGRAFIS

Meriahkan Hari Santri 2026, Kemenag Ternate Padukan Tradisi dan Kepedulian

Ternate,- Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026, Kantor Kementerian Agama Kota Ternate menggelar Festival Sarung pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh keluarga besar Kemenag Kota Ternate dengan mengenakan pakaian sesuai ketentuan, yakni pria menggunakan sarung, baju koko putih, dan kopiah hitam, sedangkan wanita mengenakan gamis putih dan jilbab berwarna navy atau biru dongker. Penggunaan busana tersebut berlangsung selama jam kerja di lingkungan kantor dan aktivitas masing-masing satuan kerja sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan rangkaian Hari Santri Nasional.

Festival Sarung menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap tradisi dan budaya santri sekaligus memperkuat identitas keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, semangat Hari Santri diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

Masih dalam suasana peringatan Hari Santri Nasional, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Salmin A. Kadir, bersama Kasubbag TU, Mewati, turut menunjukkan kepedulian sosial dengan membagikan lima karung beras, masing-masing berukuran lima kilogram, kepada para tukang ojek pangkalan yang berada di depan kantor Kemenag Kota Ternate.

Aksi berbagi tersebut menjadi wujud nyata semangat Hari Santri yang tidak hanya tercermin melalui simbol dan tradisi, tetapi juga melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Bantuan beras diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima.

Salmin menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri merupakan momentum untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama.

“Melalui momentum Hari Santri ini, kami ingin menanamkan bahwa semangat santri bukan hanya tentang belajar dan mengamalkan ilmu agama, tetapi juga tentang kepedulian terhadap sesama. Berbagi mungkin terlihat sederhana, tetapi kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan rasa empati serta membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Salmin.

Ia berharap, rangkaian peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 dapat memperkuat semangat pengabdian seluruh keluarga besar Kementerian Agama, sekaligus mendorong hadirnya program dan aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Ternate.

Melalui Festival Sarung dan kegiatan berbagi beras ini, Kemenag Kota Ternate menegaskan bahwa semangat Hari Santri tidak hanya diwujudkan melalui pelestarian tradisi, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan pengabdian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkait

Baca Juga