Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Quran, Kasi Bimas Islam Beri Pelatihan Tahsin

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate,- Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Kota Ternate, H. Lukman Hatari, memberikan pelatihan tahsin atau perbaikan bacaan Al-Quran kepada anggota Majelis Ta’lim Nurul Hijrah Akebooca, Kamis (25/12/2025). Kegiatan yang diikuti 30 peserta ini berlangsung di rumah Ketua Majelis Ta’lim Nurul Hijrah.

Dalam materinya, Ustadz Lukman menyampaikan pentingnya memahami makhraj huruf hijaiyah agar umat Islam dapat membaca Al-Quran dengan baik, benar, fasih, dan tartil.

“Makhraj huruf hijaiyah adalah tempat keluarnya huruf hijaiyah atau tempat di mana huruf tersebut dibentuk dan dilafalkan,” jelas Ustadz Lukman.

Ia menjelaskan bahwa huruf hijaiyah berjumlah 29 huruf sebagai ejaan huruf Arab yang merupakan bahasa asli Al-Quran. Keluarnya huruf-huruf tersebut berasal dari 17 tempat yang dapat diringkas menjadi 5 tempat utama, yaitu Al-Jauf (rongga mulut), Al-Halq (tenggorokan), Al-Lisan (lidah), Asy-Syafatain (dua bibir), dan Al-Khaisyum (rongga hidung).

Pelatihan tidak hanya berisi penyampaian materi secara teoretis. Ustadz Lukman juga memberikan contoh langsung pengucapan makhraj huruf yang benar. Untuk memastikan peserta memahami materi dengan baik, para pengurus majelis ta’lim diminta mempraktikkan satu per satu cara membunyikan huruf hijaiyah secara benar.

Kegiatan pelatihan tahsin ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas bacaan Al-Quran para anggota Majelis Ta’lim Nurul Hijrah, sehingga mereka dapat mengamalkan dan mengajarkan bacaan yang benar kepada masyarakat sekitar.

ARTIKEL TERKAIT

INFOGRAFIS

Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Quran, Kasi Bimas Islam Beri Pelatihan Tahsin

Ternate,- Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Kota Ternate, H. Lukman Hatari, memberikan pelatihan tahsin atau perbaikan bacaan Al-Quran kepada anggota Majelis Ta’lim Nurul Hijrah Akebooca, Kamis (25/12/2025). Kegiatan yang diikuti 30 peserta ini berlangsung di rumah Ketua Majelis Ta’lim Nurul Hijrah.

Dalam materinya, Ustadz Lukman menyampaikan pentingnya memahami makhraj huruf hijaiyah agar umat Islam dapat membaca Al-Quran dengan baik, benar, fasih, dan tartil.

“Makhraj huruf hijaiyah adalah tempat keluarnya huruf hijaiyah atau tempat di mana huruf tersebut dibentuk dan dilafalkan,” jelas Ustadz Lukman.

Ia menjelaskan bahwa huruf hijaiyah berjumlah 29 huruf sebagai ejaan huruf Arab yang merupakan bahasa asli Al-Quran. Keluarnya huruf-huruf tersebut berasal dari 17 tempat yang dapat diringkas menjadi 5 tempat utama, yaitu Al-Jauf (rongga mulut), Al-Halq (tenggorokan), Al-Lisan (lidah), Asy-Syafatain (dua bibir), dan Al-Khaisyum (rongga hidung).

Pelatihan tidak hanya berisi penyampaian materi secara teoretis. Ustadz Lukman juga memberikan contoh langsung pengucapan makhraj huruf yang benar. Untuk memastikan peserta memahami materi dengan baik, para pengurus majelis ta’lim diminta mempraktikkan satu per satu cara membunyikan huruf hijaiyah secara benar.

Kegiatan pelatihan tahsin ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas bacaan Al-Quran para anggota Majelis Ta’lim Nurul Hijrah, sehingga mereka dapat mengamalkan dan mengajarkan bacaan yang benar kepada masyarakat sekitar.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkait

Baca Juga