Lewat BRUS, KUA Pulau Ternate Bentuk Karakter Remaja SMAN 6

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate,- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pulau Ternate kembali menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMA Negeri 6 Kota Ternate yang berlokasi di Kelurahan Tobololo, Senin (15/06/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Remaja Cerdas, Bijak Bergaul, Bijak Merencanakan Masa Depan”.

Kepala SMA Negeri 6 Kota Ternate, Kasman, S.Pd., menyambut baik dan mengapresiasi langkah yang diambil KUA Kecamatan Pulau Ternate dalam memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai dampak pernikahan dini serta berbagai persoalan yang kerap dihadapi remaja saat ini. Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan motivasi positif bagi para siswa dalam membangun masa depan yang lebih baik.

“Kegiatan yang dilakukan KUA ini sangat baik, dan kami pihak sekolah sangat mengapresiasi serta berterima kasih karena telah hadir di sekolah untuk memberikan edukasi kepada siswa kami. Kami pun siap bermitra demi memberikan pencerahan kepada siswa tentang pencegahan pernikahan dini,” ungkapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 29 siswa SMA Negeri 6 Kota Ternate dengan dua narasumber, yakni Kepala KUA Kecamatan Pulau Ternate, H. Irham S. Ibrahim, dan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pulau Ternate yang sekaligus menjabat sebagai fasilitator BRUS, Nurul Zakiah.

KUA Kecamatan Pulau Ternate secara masif melaksanakan kegiatan ini sebagai upaya membentuk generasi muda yang kuat, cerdas, bijak, dan berkepribadian positif, sekaligus sebagai langkah nyata pencegahan pernikahan usia dini di kalangan remaja.

Dalam arahannya, H. Irham S. Ibrahim menekankan bahwa masa remaja merupakan fase pencarian jati diri yang harus dibekali dengan keimanan yang kokoh agar para siswa tidak salah melangkah dalam proses tumbuh kembangnya.

“Dalam bergaul, lakukan hal-hal yang positif, jauhilah pergaulan bebas, narkoba, bullying, tawuran, dan perilaku negatif lainnya, karena semua itu akan berdampak buruk bagi masa depan kalian,” tegas H. Irham di hadapan para siswa.

Selain menerima materi, para siswa juga diberikan kuis konsep diri yang bertujuan membantu mereka mengenal diri sendiri, mengidentifikasi cita-cita dan rencana masa depan, serta merancang langkah-langkah konkret untuk meraihnya.

Program BRUS dilaksanakan dengan pendekatan yang intensif, edukatif, dan berbasis nilai-nilai keagamaan. Melalui program ini, diharapkan para siswa mampu membentengi diri dari pengaruh negatif, membangun karakter yang positif, serta tumbuh menjadi remaja yang sehat, cerdas, bijak, dan religius.

ARTIKEL TERKAIT

INFOGRAFIS

Lewat BRUS, KUA Pulau Ternate Bentuk Karakter Remaja SMAN 6

Ternate,- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pulau Ternate kembali menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMA Negeri 6 Kota Ternate yang berlokasi di Kelurahan Tobololo, Senin (15/06/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Remaja Cerdas, Bijak Bergaul, Bijak Merencanakan Masa Depan”.

Kepala SMA Negeri 6 Kota Ternate, Kasman, S.Pd., menyambut baik dan mengapresiasi langkah yang diambil KUA Kecamatan Pulau Ternate dalam memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai dampak pernikahan dini serta berbagai persoalan yang kerap dihadapi remaja saat ini. Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan motivasi positif bagi para siswa dalam membangun masa depan yang lebih baik.

“Kegiatan yang dilakukan KUA ini sangat baik, dan kami pihak sekolah sangat mengapresiasi serta berterima kasih karena telah hadir di sekolah untuk memberikan edukasi kepada siswa kami. Kami pun siap bermitra demi memberikan pencerahan kepada siswa tentang pencegahan pernikahan dini,” ungkapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 29 siswa SMA Negeri 6 Kota Ternate dengan dua narasumber, yakni Kepala KUA Kecamatan Pulau Ternate, H. Irham S. Ibrahim, dan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pulau Ternate yang sekaligus menjabat sebagai fasilitator BRUS, Nurul Zakiah.

KUA Kecamatan Pulau Ternate secara masif melaksanakan kegiatan ini sebagai upaya membentuk generasi muda yang kuat, cerdas, bijak, dan berkepribadian positif, sekaligus sebagai langkah nyata pencegahan pernikahan usia dini di kalangan remaja.

Dalam arahannya, H. Irham S. Ibrahim menekankan bahwa masa remaja merupakan fase pencarian jati diri yang harus dibekali dengan keimanan yang kokoh agar para siswa tidak salah melangkah dalam proses tumbuh kembangnya.

“Dalam bergaul, lakukan hal-hal yang positif, jauhilah pergaulan bebas, narkoba, bullying, tawuran, dan perilaku negatif lainnya, karena semua itu akan berdampak buruk bagi masa depan kalian,” tegas H. Irham di hadapan para siswa.

Selain menerima materi, para siswa juga diberikan kuis konsep diri yang bertujuan membantu mereka mengenal diri sendiri, mengidentifikasi cita-cita dan rencana masa depan, serta merancang langkah-langkah konkret untuk meraihnya.

Program BRUS dilaksanakan dengan pendekatan yang intensif, edukatif, dan berbasis nilai-nilai keagamaan. Melalui program ini, diharapkan para siswa mampu membentengi diri dari pengaruh negatif, membangun karakter yang positif, serta tumbuh menjadi remaja yang sehat, cerdas, bijak, dan religius.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkait

Baca Juga