Ternate,- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ternate menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan agenda prioritas nasional Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan menggelar kegiatan Ngisi Bareng (Ngibar 2026) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ternate, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Nurhasanah Kantor Kemenag Kota Ternate tersebut diikuti oleh para peserta yang merupakan para kepala madrasah dan operator dari MI, MTs dan MA baik negeri maupun swasta Se-Kota Ternate. Pengisian kuesioner dilakukan secara langsung dengan pendampingan dari petugas BPS Kota Ternate guna memastikan data yang disampaikan lengkap, akurat, dan sesuai ketentuan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Salmin Abd. Kadir, mengatakan bahwa partisipasi aktif seluruh jajaran Kemenag merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang menjadi salah satu program strategis pemerintah.
“Sensus Ekonomi merupakan instrumen penting dalam penyediaan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan nasional. Karena itu, kami mengajak seluruh peserta untuk mengikuti proses pengisian kuesioner dengan sungguh-sungguh, memberikan data yang benar, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Salmin.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Kementerian Agama dan Badan Pusat Statistik diharapkan dapat menghasilkan data berkualitas yang bermanfaat bagi perencanaan pembangunan, khususnya dalam menggambarkan kondisi perekonomian Indonesia secara komprehensif.

Melalui kegiatan Ngisi Bareng (Ngibar 2026), proses pengumpulan data di lingkungan Kementerian Agama Kota Ternate diharapkan dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta mendukung keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 secara nasional.
Kemenag Kota Ternate juga mengimbau seluruh peserta yang menjadi responden agar berpartisipasi secara aktif dan kooperatif sehingga pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berlangsung lancar dan menghasilkan data statistik yang berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan di masa mendatang.


